Sejarah Perkembangan Packaging

 

Di jaman sekarang, packaging kertas sudah jadi umum dipakai untuk dijadikan packaging produk. Tapi sebelum kertas menjadi bahan utama untuk membuat packaging, sebenarnya manusia sudah memikirkan berbagai cara dan bahan untuk mengemas barang – barangnya. Sejarah sebelum adanya penemuan kertas menjadi menarik, karena kreativitas manusia diuji nih dengan mencari ide baru gimana caranya untuk melindungi dan mengemas suatu barang.

Pada jaman dulu ada beberapa bahan yang digunakan sebelum ditemukannya packaging kertas, seperti bahan – bahan alami, kulit binatang dan anyaman tumbungan yang dipakai menjadi bahan utama pengemasan. Ini dia beberapa bahan yang digunakan sebagai packaging :

  1. Bahan – bahan alami

Jaman dulu manusia memakai bahan – bahan alami seperti, daun dan serat tumbuhan sebagai pembungkus alami yang paling banyak dipakai. Daun – daunan yang lebar dan fleksibel digunakan untuk membungkus makanan atau menyimpan barang – barang. Bahan – bahan alami ini dijadikan pembungkus sementara yang ramah lingkungan dan gampang untuk didapatkan.

  1. Anyaman

Anyaman tumbuhan seperti bambu, jerami atau rotan, sering dijadikan untuk membuat kerajinan, tas atau wadah yang lainnya. Biasanya berat dari anyaman ini ringan, kuat dan mudah dibentuk.

  1. Kulit binatang

Seperti kulit sapi dan domba digunakan bahan pengemasan, diolah untuk menjadi kantong atau wadah lainnya untuk menyimpan barang berharga. Selain itu, kulit binatang punya sifat yang tahan air dan bisa tahan lama yang membuatnya cocok untuk mengemas barang – barang yang memerlukan perlindungan ekstra.

 Dengan menggunakan bahan – bahan alami seperti yang dijelaskan tadi dalam pengemasan sebelum adanya kertas, menggambarkan adanya hubungan manusia dan alam sekitar dalam memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia. Memakai bahan bahan ini untuk pengemasan sudah menjadi bagian dari warisan budaya.

 

Sumber gambar : pixabay.com

 

Inovasi Pengemasan Jaman Dulu

Sebelum ditemukannya kertas sebagai bahan utama untuk membuat packaging pada jaman sekarang, ternyata inovasi – inovasi pada jaman dahulu di dunia packaging juga menarik dengan menggunakan bahan – bahan yang lain, seperti : kemasan yang terbuat dari kulit hewan untuk membungkus makanan dan lain lain, packaging dari anyaman yang diambil dari bahan bahan alami seperti serat tumbuhan untuk dijadikan kemasan yang kuat dan tahan lama, packaging yang terbuat dari tanah liat, pada jaman ini kemasan dari tanah liat dibuat seperti pot – pot atau wadah yang dipakai untuk menyimpan makanan dan obat – obatan.

Kemasan yang terbuat dari kulit – kulit tumbuhan, dalam berbagai budaya memakai daun pisang atau daun kelapa yang dibuat dan dilepas untuk membungkus makanan. Memang pada jaman dulu sedikit sekali inovasi yang dilakukan dalam membuat packaging. Tapi dari situlah packaging di era sekarang makin berkembang dan banyak juga yang masih melakukan pengemasan dengan cara tradisional.

 

Sumber gambar : freepik.com

 

Perkembangan Packaging Atau Kemasan :

Dari masa ke masa, packaging mengalami perkembangan sampai ditemukannya kertas yang dipakai sekarang untuk memenuhi kebutuhan packaging. Dimulai dari peradaban manusia, di jaman ini packaging terdiri dari bahan – bahan alami seperti daun daunan, batang pohon dan serat – serat tumbuhan. Masuk ke zaman peradaban kuno, di berbagai daerah seperti Mesir, Mesopotamia dan China, kemasan terbuat dari bahan tanah liat, keramik dan kaca mulai dipakai.

Di abad pertengahan, selama masa abad ini kemasan dari logam mulai banyak digunakan atau populer, terutama seperti tembaga maupun timah. Selanjutnya di era revolusi industri terjadi peningkatan dalam menggunakan kemasan logam dan kaca. Teknologi disini mulai maju untuk memproduksi massal botol dan wadah kaca dengan harga yang lebih murah.

Selanjutnya pada awal abad ke 20 mengubah industri packaging secara tiba – tiba dan cepat. Disini ditemukannya bahan packaging plastik yang memberikan kemungkinan desain yang lebih fleksibel, lebih ringan dan lebih murah dari bahan packaging sebelumnya. Plastik mulai mendominasi industri packaging dengan waktu yang cukup lama. Sampai ditemukannya kertas, dalam industri packaging terus berkembang secara cepat, kertas mulai dianggap sebagai bahan yang inovatif pada abad pertengahan di China.

Penemuan kertas modern menggunakan teknologi serat kayu yang diproses dimulai di Eropa pada abad ke 19. Ini yang membuat produksi kertas begitu banyak untuk digunakan, termasuk packaging. Kertas memberikan desain yang mudah dibentuk, murah dan ramah lingkungan yang sampai menjadi salah satu bahan packaging paling umum digunakan sampai saat ini. Perkembangan kemasan ini dilihat kalau manusia dalam mengembangkan teknologi khususnya packaging untuk memenuhi kebutuhan pengemasan. Dari bahan – bahan alami, sampai bahan seperti plastik dan kertas, industri packaging terus mengalami perkembangan untuk memenuhi teknologi yang juga terus berkembang. Pentingnya inovasi dalam packaging harus kita lihat, karena inovasi memungkinkan industri terus berkembang dan beradaptasi. Walaupun bahan – bahan kemasan tradisional masih tetap dipakai sebagai inspirasi dan untuk dijadikan packaging tertentu.